Time After Busy
Posted: Jumat, 12 Februari 2010 by Iqbal Fajar inTernyata seperti itu ya rasanya menikmati waktu luang, beristirahat dan bersantai.. rasanya nikmat sekali,, buat sebagian orang waktu senggang menjadi hal yang tidak penting. termasuk saya. tetapi setelah semua kesibukan project selama sebulan belakangan ini menjadikan waktu luang sangat berarti bagi saya. Rangkaian meeting dan konsinyering, tumpukan tugas kuliah, hingga timing ujian kuliah yang entah kenapa selalu selaras dengan tingginya intensitas pekerjaan. dan semua itu menyadarkan saya pada sebuah kenyataan. waktu sangat berharga,, sangat berharga,,even untuk menyenderkan badan dan menikmati lagu kesayangan saja sangat sulit dilakukan, apalagi menikmati film2 yang sudah dipersiapkan sejak lama.
tapi percayakah anda, hanya ketika kesibukan itu mencapai titik kulminasinya, saya baru dapat merasakan indahnya waktu istirahat. ketika saya belum bekerja, dan hari-hari hanya diisi dengan tidur, makan, maen game dan tidur lagi, waktu luang tidak menjadi kenikmatan lagi. malah memuakkan. di saat itu saya merasa tidak butuh dan tidak ingin lagi dengan yang namanya waktu luang maka saya pun mulai mencari kesibukan lain hingga akhirnya semua waktu luang itu tersapu oleh pekerjaan. dan saya pun mulai merasakan lagi nikmatnya waktu luang itu
apa intinya?? apapun itu, senikmat apapun itu jika semua sudah terlalu,, maka yang didaptkan hanya kemuakan, penolakan dan resistensi. rumus itu berlaku bagi semua hal, makanan, pekerjaan, kenikmatan, waktu luang, dan semua hal. tapi yakinlah selalu bahwa alam pasti mencari keseimbangannya. jika anda merasa sudah stuck dan muak dengan suatu hal, yakinlah akan ada penyeimbangnya. dan jika keadaan sudah seimbang maka anda akan dapat melihat sesuatu telah tumbuh dalam diri anda. kepuasan mengalami masa2 sulit itu dan akhirnya menuai apa yang seharusnya anda tuai.