Kisah Si Percaya

Posted: Kamis, 08 November 2012 by Iqbal Fajar in
0


Percaya,
Katakan pada mereka
Tentang sulitnya engkau hadir
Meracap mencari pelabuhan
Darmaga dimana bersandar
Terkapar
Menyerah

Dan setelah hilang engkau dalam waktu
Akhirnya menepi dalam lubuk seorang wanita
Yang memeluk, mengecup, menghangatkan

Tapi ketika percaya menyandar padanya
Terus bertanya sang wanita
Tentang cinta, rindu, keteguhan
Terus bertanya, meminta yakin ia

Tidak bisa !, kata si percaya
Jangan minta padaku bahasa yakinmu
Itu inisiatifmu, langkah nyatamu

Tidak, jawab wanita
Kau memang tidak cinta
Lupa rasa rindu, hanya terlarut dalam rangkaian byte mu
Bercinta dengan nyaman masa mudamu
Percaya pun diam
Goyah pondasinya
Berlogika ia

Inikah tempatku?
HIdup bersama curiga
Bercumbu dalam ragu
Mencinta pada penolakan

Tersentak percaya pada kenyataan
Bahwa darmaganya rapuh
Berkarat tak bertulang
Hanya kejujuran yang terus tertahan

Ini takdir kita kawan, sahutnya

Berdiri kemudian ia
Mengusap airmata darah
Mengigit erat fakta
Memeluk percaya

In bukan akhir perjalanan bagi aku, kamu, kita
Mari terjatuh, terluka, kecewa lagi
Karena akan muncul darmaga sejati kita

Disana,
Pada masa yang akan tiba 

0 comments: