Duka Malam Ini
Posted: Kamis, 13 September 2012 by Iqbal Fajar in
0
Apakah ada luka
membekas yang menyapa ?
Atau hanya khawatir
kita pada trauma ?
Bingung pula kita
kenapa rasa mulai muncul
Padahal yakin sudah
pada tidak adanya harapan
Dan janji sudah
diucapkan bahwa ini memang hanya sebuah impian
Bukan percikan, bukan
tujuan atau mimpi tentang kebersamaan
Ya, hanya sebuah
keinginan yang dilimpahkan tanpa arahan
Karena sudah
berkeinginan kita dan dia untuk memisahkan cinta dan kenyataan
Bahwa memang kami
adalah dua insan yang bersatu karena kebutuhan, bukan atas nama kebenaran
Tapi mengapa malam ini
kita terdiam,
Dan seharian kita
terbayang pada dia nun jauh disana
Yang dengan keceriaan
dan kegembiraan
Dipenuhi oleh
perhatian dan penerimaan
Hingga menghapus
kehilangan dan kesepian
Mencerahkan melalui
semangat, gairah, kesempatan
Berikan energi yang
sudah lama dilupakan
Sudah jelas bahwa kita
mencintainya
Tapi memang takdir berbisik.
Bukan saat ini, tidak di waktu ini katanya
Bahwa ada dinding
tinggi yang tidak seharusnya dihancurkan
Setidaknya bukan oleh
cinta, kebutuhan, atau kesepian
Maka tersenyumlah lagi kawan
Ini malam yang tidak
seharusnya kita berduka
Karena bangga kita
pada pencapaian dan dedikasi ketulusan
Yang tetap yakin pada
proses adalah tujuan, bukan akhir atau pemberhentian
Tak perlu risau kita
pada mereka yang tiada
Karena kita selalu ada
disini
Bersumpah setia pada hasrat
akan penciptaan
Sembari yakin ini
hanya jalan lain menuju kesempurnaan
Malam ini kita berduka
tapi kita tetap hidup untuk merasakan lagi
Ya, kita tetap
mencinta hingga waktu membawa takdir kehadapan
Dan senyum sekali lagi
mengembang di muramnya malam